Perkara Dugaan Dosen Bunuh Suami, Ahli Pidana: Mengarah Ke Pembunuhan Berencana

- Penulis

Jumat, 9 Mei 2025 - 06:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,- Infolangsa.com
Saksi ahli pidana UMSU, Dr Alfi Sahari, SH, MHum menitik beratkan perkara dugaan pembunuhan Rusman Maralen Situngkir oleh istrinya yang juga oknum dosen, Dr Tiromsi Sitanggang ke Pasal pembunuhan berencana 340 KUHP. Hal itu dapat dilihat dari karakteristiknya seperti, adanya unsur kesengajaan, penindak dalam memutuskan kehendak biasanya lebih tenang atau tidak tergesa-gesa dan ada tenggang waktu memutuskan kehendak ke pelaksana kehendak.

“Unsur delik dari fakta yang ada, kasus ini saya kira lebih berat ke arah pembunuhan berencana. Dimana pelaku melakukan perbuatan direncanakan terlebih dahulu. Karakteristiknya pelaksana kehendak dalam keadaan tenang. Ada tenggang waktu antara pelaksanaan kehendak dengan meneruskan kehendak. Faktanya kejadian ini di rumah yang biasanya lebih tenang. Juga terfaktakan lagi ada alibi-alibi terdakwa difaktakan penyidik tidak bersesuaian ada maksud terdakwa untuk mengaburkan kasus ini,”jelas Dr Alfi pada wartawan, Kamis (8/5).

Dikatakan, kesulitan penyidik dalam mengungkap dugaan pembunuhan ini karena tidak ada saksi yang melihat. Tapi ada saksi yang mendengar. “Kalau ada saksi yang melihat itu pembunuhan biasa,”sebutnya lagi.

Dua alat bukti plus keyakinan Hakim, jelas Dr Alfi, bisa menyatakan terdakwa itu bersalah walaupun terdakwa tidak pernah mengakuinya. Keterangan saksi yang bersesuaian dengan alat bukti lainnya sudah jadi bukti.

Sementara saksi ahli lainnya, Dokter Forensik RS Bhayangkara Poldasu, dr Ismurizal, SpF dalam keterangannya mengungkap, kesimpulan penyebab kematian korban, diduga mati lemas karena pendarahan yang banyak di bagian kepala karena adanya dasar tengkorak yang pecah yang diakibatkan trauma benda tumpul atau benda-benda ya g permukaannya rata seperti, batu, kayu atau kepalan tangan.

“Biasanya kalau korban kecelakaan pasti lebih banyak luka seretnya. Dan ini yang membedakan trauma akibat benda tumpul,”sebutnya.

Selain tengkorak pecah, hasil autopsi yang dituangkan dalam visum juga didapati anggota gerak atas dan gerak bawah memar. Memar diduga karena luka tangkis. “Luka robek di dahi korban diperkirakan disebabkan satu kali hentakan keras benda tumpul menyebabkan robek,”sebutnya.

Rizky

Berita Terkait

Langsa Disinari Kebersamaan, “Pemerintah Aceh Gelar Safari Ramadhan”
Camat sekerak mendampingi Wakil Bupati Safari Ramadhan di Desa sekerak kanan
Sebanyak 2.000 Warga Bireuen, Termasuk Pengungsi Korban Banjir dan Tanah Longsor Ikut Buka Puasa Bersama Dengan HRD
Respons Cepat Aduan Masyarakat, Pemko Langsa Tinjau Data Penerima Bantuan Tahap I
Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Bersama Warga, Kedua Pihak Akhirnya Capai Kata Sepakat
Wagub Aceh Tegaskan, Bantuan Rumah Korban Banjir di Bireuen Harus Tepat Sasaran
Apel Pagi Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen, Awali Kegiatan dengan Kesiapan dan Disiplin.
Pembangunan MCK TMMD Ke-127 di Desa Jeumpa Sikureung Terus Berlanjut.
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:34

Langsa Disinari Kebersamaan, “Pemerintah Aceh Gelar Safari Ramadhan”

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:26

Camat sekerak mendampingi Wakil Bupati Safari Ramadhan di Desa sekerak kanan

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:21

Sebanyak 2.000 Warga Bireuen, Termasuk Pengungsi Korban Banjir dan Tanah Longsor Ikut Buka Puasa Bersama Dengan HRD

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:47

Respons Cepat Aduan Masyarakat, Pemko Langsa Tinjau Data Penerima Bantuan Tahap I

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:12

Mediasi Konflik Klenteng Thai Seng Hut Co Bersama Warga, Kedua Pihak Akhirnya Capai Kata Sepakat

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:42

Apel Pagi Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen, Awali Kegiatan dengan Kesiapan dan Disiplin.

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:36

Pembangunan MCK TMMD Ke-127 di Desa Jeumpa Sikureung Terus Berlanjut.

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:33

TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Laksanakan Pengambilan Material untuk Pengerasan Jalan.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x