InfoLangsa.Com – Bireun
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPK Kabupaten Bireuen Tahun 2027 tingkat Kecamatan Peusangan dibuka oleh Plt. Sekretaris Daerah Bireuen, Hanafiah, di Aula Kantor Camat Peusangan, Senin (23/02/2026). Forum ini menjadi wadah strategis penyusunan skala prioritas pembangunan tahun anggaran 2027, meski tanpa kehadiran satu pun anggota DPRK Bireuen dari daerah pemilihan Peusangan.
Musrenbang mengusung tema: “Pengembangan SDM yang cerdas dan sehat, perekonomian daerah unggul, didukung pelayanan publik bermutu dan infrastruktur wilayah yang sesuai dengan daya dukung lingkungan hidup.” Camat Peusangan, Alfian, S.Sos, dalam sambutannya menjelaskan bahwa hasil usulan gampong akan melalui proses perangkingan sebelum diinput ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) 2027.
Ia menegaskan bahwa pembangunan ke depan harus adaptif terhadap risiko bencana, mengingat dampak banjir hidrometeorologi yang terjadi sebelumnya di wilayah Peusangan. “Prioritas pembangunan diarahkan pada infrastruktur yang tangguh dan pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Wilayah dan Peserta
Kecamatan Peusangan terdiri dari: 9 kemukiman dan 69 gampong. Peserta Musrenbang berjumlah sekitar 275 orang, terdiri dari unsur keuchik, tuha peut, imum mukim, tokoh masyarakat, TP-PKK, pendamping desa, Muspika, SKPK/dinas terkait, Puskesmas Peusangan dan Cot Ijue, serta UPTD KB.
Hanafiah mengingatkan agar Musrenbang tidak sekadar agenda tahunan. Selain itu, dikatakan pentingnya penyusunan prioritas secara objektif agar program benar-benar berdampak pada pengentasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Sejumlah Program Prioritas 2027
Dalam forum tersebut, dipaparkan sejumlah program prioritas Kecamatan Peusangan untuk tahun 2027, antara lain:
– Pembangunan lanjutan Masjid Besar Peusangan
– Pembangunan Kantor Camat Peusangan
– Pembangunan Jalan Lingkar Kota Matangglumpangdua
– Pengadaan gedung dan peralatan kesehatan serta peningkatan pelayanan RSUD Peusangan Raya
– Penanganan dampak bencana banjir hidrometeorologi
– Pengadaan tanah untuk relokasi SLTP Negeri 1 Peusangan
Selain itu, terdapat usulan pembangunan infrastruktur jalan di beberapa titik, termasuk:
– Jalan Alue Peuno – Mee Rayeuk (3.000 meter)
– Jalan Gampong Raya Dagang – Gampong Raya Tambo (1.000 meter)
– Jalan Alue Udeung – Mane Meujingki (3.000 meter)
– Jalan Pulo U – Cot Rabo Tunong (800 meter)
– Drainase Jalan Peusangan Selatan (2.000 meter)
Absennya DPRK Jadi Sorotan
Di tengah pembahasan prioritas, sejumlah peserta menyoroti ketidakhadiran anggota DPRK Bireuen dari dapil Peusangan. Padahal, forum Musrenbang dinilai sebagai ruang penting penyampaian aspirasi sebelum masuk pembahasan anggaran.
Ketua APDESI Kecamatan Peusangan, Abdurrachman, menyampaikan bahwa pembangunan Kantor Camat Peusangan kembali menjadi prioritas peringkat pertama. “Kami berharap usulan ini tidak berhenti di forum saja, tetapi benar-benar dikawal hingga tahap penganggaran,” ujarnya.
Senada, Ketua Forum Mukim Jusran, S.P, menekankan pentingnya penanganan jalan lingkar, pembenahan Pasar Marang sebagai pusat ekonomi rakyat, serta penguatan peran mukim dalam tata kelola pembangunan
Mega




















