InfoLangsa.Com – Bireuen
Mendikdasmen, Prof Dr. Abdul Mu’ti, MEd memotong pita tanda peresmian gedung SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen program revitalisasi sekolah tahun anggaran 2025.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof Dr. Abdul Mu’ti, MEd meresmikan gedung baru SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen, Selasa (10/3/2026).
Gedung SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen di Gampong (Desa) Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, yang diresmikan Mendikdasmen, merupakan proyek revitalisasi sekolah tahun anggaran 2025.

Peresmian sekolah itu dilakukan Menteri Abdul Mu’ti setelah mengisi kajian subuh di Masjid Taqwa Muhammadiyah Bireuen yang berjarak 200 meter dari SLB Vokasional.
Hadir pada acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, SPd MSP, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Bireuen, Abdul Hamid, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bireuen, dr Athaillah A Latief, SpOG dan Sekretaris, Mulyadi Saleh, Rektor Ummah, Dr. Muharrir Asy’ari, Kepala SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen, Dr. Istiarsyah, MEd.
Abdul Mu’ti yang juga Sekjen PP Muhammadiyah mendapat laporan dari Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen, Abdul Hamid, bahwa proyek revitalisasi SLB Vokasional salah satu yang terbaik.
“Pembangunan SLB ini sudah diaudit BPK dan tidak ditemukan masalah, termasuk keuangan. Kualitas bangunan juga diakui oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) sangat bagus,” lapor Abdul Hamid kepada Menteri Abdul Mu’ti
Mendikdasmen menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp25 juta untuk dukungan operasional SLB Vokasional Muhammadiyah Bireuen.
Usai pemotongan pita, Mendikdasmen yang didampingi Staf Khusus Menteri Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, Dirjen PAUD Dasmen, Gogot Suharwoto serta sejumlah pejabat Kemendikdasmen meninjau satu persatu ruangan hasil revitalisasi.
Melihat kondisi gedung yang dibangun lumayan bagus, sang Menteri menanyakan kepada Kepala SLB, Istiarsyah, ”’“apa cukup uangnya ini?.”
“Cukup Pak Menteri. Bahkan yang sisanya Rp7 juta sudah kami kembalikan,” jelas Istiarsyah.
Lalu, Menteri memberikan bantuan uang tunai untuk SLB sebesar Rp25 juta.
“Uang ini dipergunakan untuk kebutuhan sekolah. Jangan dipergunakan untuk jalan-jalan guru ya,” seloroh Abdul Mu’ti.
Pada kesempatan itu, Mendikdasmen menandatangani prasasti dua prasasti proyek revitalisasi sekolah milik Persyarikatan Muhammadiyah, yaitu, SMA IT Muhammadiyah dan SLB Vokasional.
Setelah meresmikan gedung SLB, Menteri dan rombongan meninjau sejumlah sekolah dan melakukan peletakan batu pertama proyek revitalisasi 2026 di Kabupaten Bireuen.
HENDRI




















