Foto : Anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Golkar, Nova (6/3)
InfoLangsa Com – Bireuen
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen menyatakan akan terus mengawal penanganan wilayah terdampak banjir di Kecamatan Jeumpa dan sekitarnya. Pengawasan difokuskan pada ketepatan pendataan korban serta percepatan pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana.
Anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Partai Golkar, Nova, mengatakan sejumlah gampong di Kecamatan Jeumpa telah masuk dalam skema penanganan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Gampong tersebut di antaranya Alue Limeng, Salah Sirong, Balee Panah, Teupin Mane, Simpang Jaya, dan Simpang Mulia.
“Kami terus memantau agar pendataan di lapangan benar-benar akurat, sehingga penanganan dapat berjalan cepat dan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat terdampak,” ujar Nova kepada wartawan saat ditemui di sela kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Jeumpa di Aula Dinas Kesehatan Bireuen, Kamis (5/3/2026).
Nova yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRK Bireuen menilai percepatan perbaikan infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat pascabencana. Menurutnya, akses jalan, jembatan, serta sejumlah fasilitas umum yang rusak harus segera ditangani agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Ia menegaskan DPRK Bireuen akan terus mendorong pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar proses pemulihan tidak berjalan lambat, mengingat kebutuhan masyarakat di lapangan bersifat mendesak.
“Perbaikan infrastruktur sangat penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas dan perekonomian masyarakat,” katanya.
Nova menambahkan, DPRK Bireuen juga akan terus menjembatani aspirasi masyarakat agar berbagai kebutuhan pascabencana dapat ditangani secara lebih efektif.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa realisasi berbagai usulan pembangunan tetap harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah serta skala prioritas pembangunan.
“Kami memahami harapan masyarakat agar pembangunan bisa segera direalisasikan, namun tetap harus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” pungkasnya.
Mega




















