InfoLangsa.Com – Aceh Tamiang 23/02/26, Palang Merah Indonesia (PMI) melalui program Water, Sanitation and Hygiene (WASH) tetap memproduksi dan mendistribusikan air bersih selama bulan Ramadan guna memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang. Hingga saat ini, PMI telah memproduksi sebanyak 120.000 liter air bersih yang disalurkan ke 12 kecamatan terdampak.
PMI terus melakukan produksi dan distribusi air bersih untuk masyarakat terdampak banjir bandang. Total produksi sementara mencapai 120.000 liter dan masih akan terus bertambah sesuai kebutuhan di lapangan.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh PMI melalui tim WASH PMI Aceh Tamiang yang dipimpin oleh Koordinator WASH PMI Aceh Tamiang, Muslim M. Aji, bersama para relawan PMI. Distribusi air bersih dilakukan di 12 kecamatan terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang.
Produksi dan distribusi tetap berjalan setiap hari, termasuk selama bulan Ramadan 1447 H, sejak masa tanggap darurat banjir hingga saat ini. Kebutuhan air bersih di wilayah terdampak masih sangat tinggi akibat terbatasnya akses air layak konsumsi pasca banjir. Banyak sumur warga yang tercemar lumpur dan limbah, sehingga masyarakat sangat bergantung pada suplai air bersih dari PMI.
Air bersih diproduksi menggunakan instalasi pengolahan air (water treatment plant) milik PMI yang ditempatkan di titik strategis. Setelah melalui proses penyaringan dan sterilisasi, air kemudian didistribusikan menggunakan mobil tangki ke titik-titik pengungsian dan permukiman warga.
Koordinator WASH PMI Aceh Tamiang, Muslim M. Aji, menegaskan bahwa pelayanan kemanusiaan tetap menjadi prioritas meski di bulan suci Ramadan.
“Meskipun saat ini kita menjalankan ibadah puasa, pelayanan kemanusiaan tidak boleh berhenti. Kebutuhan air bersih masyarakat pasca banjir masih sangat tinggi. Kami memastikan produksi dan distribusi tetap berjalan seperti hari biasa agar warga dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka,” ujar Muslim M. Aji.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan asesmen kebutuhan di lapangan untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
“Kami bersama relawan terus memantau kondisi di 12 kecamatan terdampak. Selama kebutuhan masih ada, PMI akan terus hadir memberikan layanan air bersih bagi masyarakat,” tambahnya.
PMI mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan serta menggunakan air bersih secara bijak selama masa pemulihan pascabencana.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi PMI Aceh Tamiang melalui posko terdekat. ( Jon )




















