Rahmad Sukendar Desak Kejaksaan Tindaklanjuti Kasus Korupsi Sport Center dan Situ Ranca Gede Jakung

- Penulis

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 13:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com – Banten
Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar, mendesak Kejaksaan Tinggi Banten untuk segera menindaklanjuti kasus dugaan korupsi pembangunan Sport Center dan Situ Ranca Gede Jakung yang hingga kini belum menunjukkan perkembangan berarti.

Rahmad menyoroti lambannya penanganan perkara yang melibatkan nama-nama besar seperti Tubagus Chaeri Wardana ( TCW ) alias Wawan dan Fahmi Hakim , yang dikenal sebagai tokoh kuat di Banten. Menurutnya, ketidakjelasan proses hukum atas kasus tersebut mencederai rasa keadilan masyarakat dan menunjukkan indikasi pembiaran terhadap praktik korupsi di daerah.

“Sudah terlalu lama kasus ini mangkrak di Kejati Banten. BPI KPNPA RI akan segera menggelar aksi damai di depan Kejaksaan Agung RI sebagai bentuk protes terhadap mandegnya proses hukum. Kami mendesak Jaksa Agung untuk mengambil alih penanganan perkara ini agar ada kepastian hukum,” tegas Rahmad. Sabtu (2/8/25)

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah mengantongi sejumlah data dan temuan lapangan yang memperkuat dugaan adanya praktik korupsi dalam dua proyek besar tersebut. Oleh karena itu, BPI KPNPA RI meminta atensi serius dari Kejaksaan Agung agar kasus ini tidak lenyap begitu saja.

“Jika Kejati Banten tidak mampu, sudah saatnya Jaksa Agung turun tangan langsung. Jangan sampai kepercayaan publik terhadap penegak hukum semakin luntur,” ujar Rahmad Sukendar.

BPI KPNPA RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus-kasus korupsi strategis di daerah, terutama yang menyangkut penggunaan uang rakyat dalam proyek-proyek infrastruktur besar.

Redaksi InfoLangsa.Com

Berita Terkait

BPI KPNPA RI-Aceh Meminta Usut Tuntas Aktor di Balik Pengeroyokan Brutal di Polda Metro Jaya
TNI, Damkar, BPBD dan Warga Padamkan Kebakaran 13 Ruko di Aceh Selatan.
TNI bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Tamiang Capai 77,90 Persen
Polrestabes Objektif Tangani Kasus Dugaan KDRT Dan Penyanderaan
Bangun Komunikasi Dengan Mitra Karib, Babinsa Aktif Laksanakan Komsos Di Wilayah Binaan
Prajurit Kodim 0117/Aceh Tamiang Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Pencak Silat Militer (PSM) Dari Sabuk Putih Ke Kuning
Manajemen RSUD Pancur Batu Tepis Isu Pemotongan Jaspel, Tegaskan Hak Pegawai Terpenuhi
Arus Balik di Sumbar Akhirnya Melonggar Setelah Padat Dua Hari
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:20

BPI KPNPA RI-Aceh Meminta Usut Tuntas Aktor di Balik Pengeroyokan Brutal di Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:52

TNI, Damkar, BPBD dan Warga Padamkan Kebakaran 13 Ruko di Aceh Selatan.

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:42

TNI bangun Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Tamiang Capai 77,90 Persen

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:50

Polrestabes Objektif Tangani Kasus Dugaan KDRT Dan Penyanderaan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:28

Bangun Komunikasi Dengan Mitra Karib, Babinsa Aktif Laksanakan Komsos Di Wilayah Binaan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:17

Manajemen RSUD Pancur Batu Tepis Isu Pemotongan Jaspel, Tegaskan Hak Pegawai Terpenuhi

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:08

Arus Balik di Sumbar Akhirnya Melonggar Setelah Padat Dua Hari

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:03

Dirlantas Polda Sumbar Turun Langsung, Pastikan Mudik 2026 Aman Tanpa Celah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x