Rahmad Sukendar Desak Pemerintah Segera Akhiri Polemik Empat Pulau: Itu Hak Aceh, Patuhi Perjanjian Helsinki

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025 - 08:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InfoLangsa.Com-Jakarta
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mendesak pemerintah pusat untuk segera menyelesaikan polemik kepemilikan empat pulau yang kini ramai diperdebatkan. Ia menilai, perdebatan berkepanjangan hanya akan merusak stabilitas nasional dan mencederai semangat perdamaian.

Menurut Rahmad, status empat pulau tersebut sudah sangat jelas. Berdasarkan Perjanjian Helsinki yang ditandatangani antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tahun 2005, wilayah itu merupakan bagian sah dari Provinsi Aceh. Pemerintah pusat, kata dia, harus tunduk dan patuh terhadap isi perjanjian tersebut.

“Untuk apa lagi menjadi polemik berkepanjangan jika nantinya justru memperburuk stabilitas nasional? Pemerintah Presiden Prabowo harus segera menyelesaikan masalah ini. Keempat pulau itu adalah hak Aceh yang sah dan dilindungi dalam perjanjian damai,” tegas Rahmad Sukendar, Selasa (17/6/25).

Ia juga mengingatkan bahwa Perjanjian Helsinki adalah simbol komitmen bersama dalam menghentikan konflik dan membangun perdamaian. Jika pemerintah mengabaikannya, maka akan membuka luka lama yang seharusnya sudah selesai.

“Pemerintah pusat jangan sampai memberikan kesan mengingkari janji damai yang telah disepakati secara internasional. Ini bukan sekadar soal batas wilayah, tapi soal keadilan dan kepercayaan masyarakat Aceh,” ujarnya.

Rahmad meminta Presiden Prabowo untuk mengambil langkah tegas dan cepat demi menjaga ketenangan masyarakat serta kehormatan negara dalam menjalankan komitmen hukum.

“Presiden harus hadir sebagai pemimpin yang menjunjung tinggi keadilan dan sejarah bangsa. Jangan biarkan kepentingan politik jangka pendek mengorbankan kesepakatan damai yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan besar,” tutupnya.

Redaksi InfoLangsa.Com

Berita Terkait

Danramil 08/Rantau Ikuti Kegiatan Safari Ramadan Forkopimda Aceh Tamiang
Bupati, H. Mukhlis Respon Cepat Mencari Rumah Layak Huni. Pj Sekda: “Kantor Bupati Bukan Lokasi Pengungsian.
Intelkam Polda Sumut Subdit 2 Ekonomi, Buka Puasa Bersama Menjalin Tali Silaturahmi
Rektor IAIN Langsa: Program Studi S3 Resmi Dibuka
HRD Kunker ke Bivak, Korban Bencana di Pedalaman Bireuen Pertanyakan Hunian yang Layak
Marsekal Muda TNI (Purn.) Fachri Adamy Serahkan Sedekah pada Penutupan Pendidikan Ramadhan SMAN 1 Lhokseumawe
SPBUN PTPN I Regional 6 dan Manajemen PTPN IV Regional VI Adakan Buka Puasa Bersama
UMMAH Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni Anak Yatim dan Bantu Mahasiswa Terdampak Banjir
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:38

Danramil 08/Rantau Ikuti Kegiatan Safari Ramadan Forkopimda Aceh Tamiang

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:23

Bupati, H. Mukhlis Respon Cepat Mencari Rumah Layak Huni. Pj Sekda: “Kantor Bupati Bukan Lokasi Pengungsian.

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:55

Intelkam Polda Sumut Subdit 2 Ekonomi, Buka Puasa Bersama Menjalin Tali Silaturahmi

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:16

Rektor IAIN Langsa: Program Studi S3 Resmi Dibuka

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:07

HRD Kunker ke Bivak, Korban Bencana di Pedalaman Bireuen Pertanyakan Hunian yang Layak

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:57

SPBUN PTPN I Regional 6 dan Manajemen PTPN IV Regional VI Adakan Buka Puasa Bersama

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:31

UMMAH Gelar Buka Puasa Bersama, Santuni Anak Yatim dan Bantu Mahasiswa Terdampak Banjir

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:14

Sahur Bersama Pengungsi, Bupati Bireuen Tunjukkan Kepedulian Langsung kepada Korban Banjir

Berita Terbaru

News

Rektor IAIN Langsa: Program Studi S3 Resmi Dibuka

Jumat, 13 Mar 2026 - 18:16

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x