Rahmad Sukendar Soroti TPNPB-OPM: Jangan Korbankan Rakyat Papua demi Kepentingan Kelompok

- Penulis

Selasa, 8 April 2025 - 14:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Info Langsa
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mengecam keras pernyataan dan aksi bersenjata yang terus dilakukan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). Ia menilai tindakan kelompok separatis tersebut telah menimbulkan penderitaan mendalam bagi masyarakat sipil di Papua.

Pernyataan ini disampaikan menyusul pernyataan tegas Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, yang menyatakan siap melanjutkan perang melawan militer Indonesia hingga “dunia kiamat”, jika tuntutan mereka terkait pengakuan kedaulatan Papua tidak dipenuhi.

“Ada apa dengan TPNPB-OPM? Mengapa mereka tidak melihat banyaknya korban nyawa dan kerugian materi yang bisa dihindari demi keselamatan masyarakat? Jangan terus membungkus kepentingan kelompok dengan dalih perjuangan kemerdekaan, lalu mengorbankan rakyat kecil,” tegas Rahmad dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/4).

Menurut Rahmad, aksi kekerasan yang dilakukan kelompok separatis justru merusak citra perjuangan dan berujung pada teror terhadap rakyat yang seharusnya mereka lindungi.

“Kalau benar-benar ingin memperjuangkan hak rakyat Papua, kenapa justru rakyat yang menjadi korban? Guru, tenaga medis, dan warga sipil tak bersalah menjadi sasaran. Ini bukan perjuangan, tapi teror bersenjata,” lanjutnya.

Rahmad juga menegaskan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati. Tidak ada ruang bagi gerakan separatis untuk membentuk “negara dalam negara” di wilayah kedaulatan Indonesia.

“NKRI hanya satu, tidak boleh ada negara dalam negara. Pemerintah dan aparat keamanan harus hadir dan melindungi seluruh rakyat, termasuk masyarakat Papua, dari ancaman separatisme,” kata Rahmad.

Di akhir pernyataannya, Rahmad Sukendar mendorong pemerintah untuk tetap mengedepankan pendekatan keamanan yang tegas namun humanis. Ia juga mengajak semua pihak, termasuk tokoh masyarakat dan adat di Papua, untuk mengedepankan dialog serta membangun Papua secara damai dan bermartabat.

Redaksi

Berita Terkait

Kapolres Lhokseumawe Salurkan Bantuan ke Dayah Nahdlatul Ulum, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian di Bulan Ramadan
Kemenag Bireuen Siapkan 17 Masjid Ramah Pemudik di Jalur Nasional Banda Aceh–Medan.
Semua Elemen Harus Bersuara Agar Kasus Andrie Yunus Terungkap
PGK Sumut ajak masyarakat dukung Kebijakan Pemerintah.
Bupati Aceh Tamiang Hadiri Buka Puasa Bersama PT Socfindo
2.393 Orang Dilantik P3K Paruh Waktu Aceh Tamiang
Kebersamaan di Bulan Ramadan, Pemkab Aceh Tamiang Hadiri Iftar Bersama Warga Kampung Kesehatan
Wabup Aceh Tamiang Terima Bantuan Lebaran Presiden RI
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:16

Kapolres Lhokseumawe Salurkan Bantuan ke Dayah Nahdlatul Ulum, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian di Bulan Ramadan

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:52

Kemenag Bireuen Siapkan 17 Masjid Ramah Pemudik di Jalur Nasional Banda Aceh–Medan.

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:48

Semua Elemen Harus Bersuara Agar Kasus Andrie Yunus Terungkap

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:02

PGK Sumut ajak masyarakat dukung Kebijakan Pemerintah.

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:57

Bupati Aceh Tamiang Hadiri Buka Puasa Bersama PT Socfindo

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:46

Kebersamaan di Bulan Ramadan, Pemkab Aceh Tamiang Hadiri Iftar Bersama Warga Kampung Kesehatan

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:40

Wabup Aceh Tamiang Terima Bantuan Lebaran Presiden RI

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:43

Babinsa Dan Petani Rutin Pantau perkembangan Tanaman Padi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x