InfoLangsa.Com – Bireuen
Sebanyak 38 kepala sekolah dan 43 pejabat fungsional resmi dilantik dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Jumat (27/2/2026). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Mukhlis TA Kabeya selaku Bupati Bireuen.
Agenda ini bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam membenahi tata kelola pendidikan di daerah. Para kepala sekolah yang dilantik berasal dari jenjang SD hingga SMA/SMK dan dinilai telah memenuhi kriteria kompetensi serta pengalaman manajerial.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, kepemimpinan sekolah harus mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai etika dan integritas profesi.
“Digitalisasi adalah keniscayaan. Tapi karakter dan moral peserta didik tetap menjadi fondasi utama,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar kepala sekolah tidak hanya fokus pada urusan administrasi, tetapi mampu menjadi motor penggerak inovasi pembelajaran. Penguatan literasi digital, pengawasan penggunaan media sosial di lingkungan sekolah, hingga penciptaan budaya belajar yang sehat menjadi bagian penting dari tugas kepemimpinan.
Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen menyatakan telah menyiapkan program peningkatan kapasitas bagi kepala sekolah, termasuk pelatihan manajemen berbasis teknologi dan supervisi akademik. Langkah ini diharapkan mampu menjawab tantangan mutu pendidikan yang masih menghadapi kendala, terutama di wilayah dengan keterbatasan fasilitas.
Berdasarkan pantauan di lokasi, suasana pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Plt Sekretaris Daerah Bireuen Hanafiah, Asisten III Azhari, Kepala Bappeda Dailami S.Hut, Plt Kepala BPKSDM Fakhrizal ST, serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Zamzami S.Pd., M.Pd.
Pelantikan ini sekaligus menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong reformasi pendidikan yang lebih transparan, adaptif, dan berorientasi pada kualitas hasil belajar siswa. Harapan masyarakat pun menguat agar para kepala sekolah yang baru dilantik mampu menghadirkan perubahan nyata di sekolah masing-masing.
Dengan amanah yang kini diemban, publik menanti langkah konkret dalam meningkatkan mutu pembelajaran, memperkuat karakter generasi muda, dan memastikan pendidikan di Kabupaten Bireuen mampu bersaing di era digital.
Mega




















