InfoLangsa.Com – Bireuen 09/04/2026.
Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, ST., M.T membuka Musrenbang RKPK Bireuen Tahun 2027 di Aula Hotel Fajar. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Legislatif, Forkopimda, pejabat daerah, tokoh masyarakat, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan.
Ketua panitia, Dailami, S.Hut.,M.Ling dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel, dengan dasar hukum sejumlah regulasi nasional dan daerah.

Katua DPRK Bireuen, Juniadi, SH dalam sambutannya mengatakan bahwa Musrembang merupakan forum penting untuk membahas dan menentukan arah rencana pembangunan. DPRK sebagai representasi rakyat, berharap musrembang ini dapat menjadi wadah kolaborasi antara eksekutif dan legislatif serta selirih elemen masyarakat agar menghasilkan program-program yang tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Anggota DPRA Dapil III, Saifuddin Muhammad, menekankan pentingnya kebersamaan dan komunikasi antara pemerintah daerah dan legislatif dalam menghadapi tantangan, khususnya pascabencana.
Kepala Bappeda Aceh menjelaskan alokasi dana TKD, di mana sekitar 13% diperuntukkan bagi Kabupaten Bireuen, dengan prioritas pemulihan pascabencana.
Wakil Bupati Bireuen, dalam arahan dan sambutannya menegaskan fokus utama pembangunan meliputi, Penanganan dan pemulihan pascabencana secara berkelanjutan, Penguatan mitigasi bencana dalam setiap program Peningkatan sektor pertanian dan ketahanan pangan, danPenguatan koordinasi lintas sektor.

Disampaikan pula capaian pembangunan tahun 2025:
Pertumbuhan ekonomi: 3,26% (di atas rata-rata Aceh)
Tingkat kemiskinan: 10,3% (turun 1,8%)
Pengangguran terbuka: 3,82% (lebih rendah dari provinsi dan nasional)
IPM: 76,25 (di atas rata-rata Aceh dan nasional)
Secara umum, pembangunan Bireuen dinilai berada pada jalur positif, meski masih menghadapi tantangan dalam pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi.
Musrenbang diharapkan menghasilkan program yang solutif, tepat sasaran, serta berorientasi pada perlindungan masyarakat dan percepatan pemulihan daerah.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan panel oleh Bappeda Bireuen dan Bappeda Aceh.
HENDRI
















