Pangdam Iskandar Muda Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tepat sasaran.

- Penulis

Selasa, 22 April 2025 - 12:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Infolangsa.com
Kodam Iskandar Muda (IM) secara konsisten terus mendukung dan mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Provinsi Aceh. Program nasional yang dicanangkan oleh pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah, pesantren, balita, serta ibu hamil, dalam rangka menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing. Selasa (22/4/25)

Sebagai tindak lanjut atas berbagai arahan dan kebijakan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) yang disampaikan melalui sejumlah Surat Telegram, Kodam Iskandar Muda bersama satuan kewilayahan dan satuan nonkewilayahan di jajarannya terus melaksanakan pengawasan, pemantauan, dan pendampingan di lapangan secara sistematis dan terukur.

Program Makan Bergizi Gratis ini melibatkan kerja sama lintas instansi, dengan TNI AD berperan dalam aspek penyiapan, pengamanan, pengawasan, dan pemenuhan sarana prasarana, terutama dalam pembangunan dan pengoperasian Dapur Sehat serta Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di setiap kabupaten/kota.

Sejak awal tahun 2024, Kodam Iskandar Muda telah mengikuti serangkaian rapat koordinasi dan evaluasi melalui video conference bersama Mabesad, BGN, dan jajaran kementerian/lembaga terkait. Pada pertemuan-pertemuan tersebut dibahas secara mendalam berbagai aspek teknis dan administratif, mulai dari pemetaan kebutuhan, penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB), pemilihan lahan pembangunan dapur sehat, hingga pola rekrutmen sumber daya manusia untuk Unit Pelayanan Makan Bergizi.

Salah satu poin penting dalam proses tersebut adalah pemilihan lokasi lahan yang sesuai, baik dari sisi administrasi kepemilikan maupun keamanannya. Kodam Iskandar Muda memastikan lahan-lahan yang akan dijadikan lokasi dapur sehat benar-benar aman, tidak dalam sengketa, dan memiliki akses logistik yang memadai.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan Dapur Sehat di Aceh juga mengacu pada standar layout terbaru dengan ukuran 20 meter x 20 meter yang telah ditetapkan oleh Sterad dan BGN, sehingga optimal dalam mendukung kapasitas penyediaan makanan bergizi bagi sekitar 2.000 hingga 2.500 siswa di setiap titik pelayanan.

Kodam Iskandar Muda juga turut mendukung proses perekrutan personel Unit Pelayanan Dapur Sehat dengan mengutamakan partisipasi aktif masyarakat sekitar, keluarga prajurit, dan unsur Persit yang memenuhi syarat. Hal ini tidak hanya membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, tetapi juga memperkuat sinergi sosial antara TNI AD dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah.

Adapun ketentuan yang diberlakukan untuk calon personel dapur sehat, di antaranya adalah berdomisili maksimal dalam radius 500 meter dari Unit Pelayanan, berusia antara 22 hingga 60 tahun, serta bersedia bergabung sebagai sukarelawan. Selain itu, personel pengemudi yang bertugas mendistribusikan makanan wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) guna menjamin kelancaran dan keamanan proses pengiriman makanan dari dapur ke sekolah.

Untuk menjaga mutu layanan, Kodam Iskandar Muda bersama BGN menekankan pentingnya penempatan tenaga ahli gizi, pengawas lapangan, serta pengelola distribusi makanan yang profesional. Bagi satuan yang belum memiliki tenaga ahli gizi, telah disiapkan skema koordinasi langsung dengan BGN untuk mendapatkan pendampingan teknis.

Selain memastikan kecukupan gizi, sistem pengawasan distribusi juga dilaksanakan secara ketat. Setiap pengiriman makanan dari dapur sehat ke sekolah wajib dicatat dan dipantau oleh kepala unit pelayanan serta dikoordinasikan dengan pihak sekolah, sehingga akurasi jumlah paket makanan dan kehadiran siswa dapat dipastikan.

Kodam Iskandar Muda juga turut mengoptimalkan keterlibatan masyarakat dalam penyediaan bahan baku makanan sehat melalui pengembangan pertanian pekarangan dan kerja sama dengan koperasi satuan. Hal ini bertujuan menciptakan ketahanan pangan lokal sekaligus menekan biaya distribusi bahan baku yang akan digunakan di dapur sehat.

Seiring waktu, program ini tidak hanya diperluas ke sekolah formal, namun juga menjangkau pesantren, balita, dan ibu hamil, sebagai upaya mendorong tercapainya kecukupan gizi kelompok masyarakat prioritas.

Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M. Tr. (Han) menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung suksesnya Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Aceh, sebagai bagian dari pengabdian TNI AD dalam membantu pemerintah mewujudkan generasi yang sehat dan kuat.

“Program ini bukan hanya sekadar menyediakan makanan, tetapi merupakan bentuk perhatian negara dalam membangun kualitas SDM generasi penerus bangsa. Kodam Iskandar Muda akan selalu siap bersinergi dan mengawal setiap tahap pelaksanaannya di lapangan,” tegas Pangdam.

Hingga saat ini, Kodam IM melalui jajaran Korem dan Kodim di seluruh wilayah Aceh terus berkoordinasi aktif dalam proses validasi data penerima manfaat, monitoring pembangunan dapur sehat, hingga menyiapkan personel yang akan bertugas di Unit Pelayanan.

Diharapkan melalui sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh stakeholder, Program Makan Bergizi Gratis di Aceh dapat berjalan dengan optimal, berkelanjutan, dan memberikan dampak signifikan dalam membentuk masa depan generasi yang lebih baik

Sumber Media Center Pendam IM

Berita Terkait

SDN 4 Bireuen Santuni 29 Siswa Yatim Piatu, Ajang Tanamkan Nilai Kepedulian
TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bailey Desa Blang Gleum Aceh Timur
Dandim 0117/Aceh Tamiang Gelar Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M Dan Buka Puasa Bersama Prajurit Dan Persit
Pulihkan Akses tranportasi, Prajurit TNI bersihkan Longsor di Ruas Jalan Takengon–Bintang
PT,Fajar Baizuri Turunkan Alat Berat Untuk Membangun Gorong gorong Menuju Lapangan Voly Dan Rumah Masyarakat.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dukung Pendidikan Inklusif di Bireuen dengan Peresmian SLB Vokasional
Ruslan Daud Desak Pemkab Bireuen Segera Gunakan Dana Bantuan Presiden untuk Korban Bencana
Pangdam IM Tutup TMMD ke-127 di Bireuen, Tegaskan Pembangunan Nasional Harus Dimulai dari Desa.
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:49

SDN 4 Bireuen Santuni 29 Siswa Yatim Piatu, Ajang Tanamkan Nilai Kepedulian

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:18

TNI Percepat Pembangunan Jembatan Bailey Desa Blang Gleum Aceh Timur

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:26

Dandim 0117/Aceh Tamiang Gelar Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M Dan Buka Puasa Bersama Prajurit Dan Persit

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:13

Pulihkan Akses tranportasi, Prajurit TNI bersihkan Longsor di Ruas Jalan Takengon–Bintang

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:04

PT,Fajar Baizuri Turunkan Alat Berat Untuk Membangun Gorong gorong Menuju Lapangan Voly Dan Rumah Masyarakat.

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:23

Ruslan Daud Desak Pemkab Bireuen Segera Gunakan Dana Bantuan Presiden untuk Korban Bencana

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:40

Pangdam IM Tutup TMMD ke-127 di Bireuen, Tegaskan Pembangunan Nasional Harus Dimulai dari Desa.

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:21

Pemko Langsa Salurkan Santunan Kemensos kepada Ahli Waris Korban Bencana Hidrometeorologi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x